SELAMAT DATANG DI WEBSITE DINAS KOPERASI, USAHA KECIL DAN MENENGAH ACEH
Reformasi Koperasi : Rehabilitasi Koperasi, Orientasi Koperasi, Pengembangan Koperasi, Jumlah Koperasi di Aceh Berdasarkan Tahun Buku 2018 : Koperasi : 6.212 Unit, Aktif : 4.278 Unit, Tidak Aktif : 1.934 Unit persentase aktif 68%

PEMBEKALAN TENAGA PENDAMPING TAHUN ANGGARAN 2019

Selasa, 19 Februari 2019 - Oleh diskopukm

Senin, 18 Pebruari 2019 Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah c.q UPTD Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM melaksanakan Pembekalan Tenaga Pendamping Tahun Anggaran 2019 di Hotel Grand Aceh Syariah yang dimulai tanggal 18 s.d 22 Pebruari 2019.
Pembekalan Tenaga Pendamping Tahun Anggaran 2019 diikuti oleh 49 orang peserta yang berasal dari 23 Kabupaten/ Kota dalam Provinsi Aceh yang bertujuan memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada Para Pendamping tentang Analisis Kelayakan Usaha Bagi KUMKM dan Pembekalan bagi Tenaga Pendamping.
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh DR. RoeslanM.Pd yang dalam pengarahannya menyampaikan bahwa Pendamping adalah Tenaga Profesional yang telah membantu meningkatkan Produktivitas dan Kapasitas Sumber Daya Manusia KUMKM serta telah melewati berbagai tahapan seleksi yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh yang kini telah menjadi Mitra sejawat KUKM di Aceh. Kegiatan Pembekalan ini sangat penting bagi kita semua untuk melihat dan mengevaluasi kembali sejauh mana kegiatan pendampingan ini telah berjalan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan,serta dapat menjadi acuan bagi Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dalam mengambil langkah strategis maupun rencana tindak lanjut agar kegiatan pendampingan ini memiliki manfaat yang tinggi bagi pelaku KUMKM.

Dari jumlah 4.397 Koperasi di Aceh sebanyak 1.814 hingga kini masih vakum dan terus diupayakan pemberian fasilitas dengan meningkatkan Kapasitas Sumber Daya Manusia KUMKM agar bisa aktif kembali melalui Program Pendampingan.
Tenaga Pendamping dipilih dengan berbagai pertimbangan, untuk itu diharapkan para Tenaga Pendamping bisa bekerja dengan serius dengan pembekalan  yang telah diberikan, sehingga harapan dan cita-cita untuk meningkatkan produktivitas KUMKM dapat tercapai yang berdampak pada kemakmuran dan peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Aceh.
KUMKM sangat membutuhkan perhatian dan binaan Pemerintah Pusat khususnya Pemerintah Daerah. Tenaga Pendamping merupakan Tenaga Penghubung dan perpanjangan tangan Dinas dengan KUMKM untuk itu, Para Pendamping harus bekerja dengan serius, pro aktif, tulus dan ikhlas sekaligus menjadi teman bagi KUMKM dengan cara menciptakan suasana kerjasama yang baik dan nyaman. Bekerja bukan sekedar memenuhi administrasi, laporan atau agar honor segera dicairkan.
Pemateri dalam pembekalan Tenaga Pendamping berasal dari PINBUK Indonesia,WidyaIswara Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh dan Pejabat Struktural di Lingkungan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh.