SELAMAT DATANG DI WEBSITE DINAS KOPERASI, USAHA KECIL DAN MENENGAH ACEH
Reformasi Koperasi : Rehabilitasi Koperasi, Orientasi Koperasi, Pengembangan Koperasi, Jumlah Koperasi di Aceh Berdasarkan Tahun Buku 2018 : Koperasi : 6.212 Unit, Aktif : 4.278 Unit, Tidak Aktif : 1.934 Unit persentase aktif 68%

Pelatihan Berbasis Kompetensi (SKKNI) Bidang Ritel Bagi UMKM dan Pelatihan Berbasis Kopetensi (SKKNI) Bagi Juru Buku Koperasi Angkatan I

Rabu, 10 April 2019 - Oleh diskopukm

Senin, 8 April 2019 Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah c.q UPTD Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM melaksanakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (SKKNI) Bidang Ritel Bagi UMKM dan Pelatihan Berbasis Kopetensi (SKKNI) Bagi Juru Buku Koperasi Angkatan I di Hotel Grand Aceh yang dimulai tanggal 8 s.d 13 April 2019
Pelatihan Koperasi dan UMKM melaksanakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (SKKNI) Bidang Ritel Bagi UMKM diikuti oleh 50 Orang peserta dari 19 Kabupaten/ Kota yang bertujuan agar tercapainya koperasi yang berkualitas dan mandiri serta menjalankan usahanya secara profesional.
Pelatihan Berbasis Kopetensi (SKKNI) Bagi Juru Buku Koperasi Angkatan I diikuti oleh 40 Orang peserta dari 19 Kabupaten/ Kota yang bertujuan agar Para Pengurus Mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dibidangnya.
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh Bapak DR.Roeslan, M.Pd yang dalam pengarahannya menyampaikan bahwa persaingan usaha koperasi dengan usaha lainnya semakin meningkat, untuk itu diperlukan penguatan pada koperasi dengan cara terus mengupgrade kapasitas SDM koperasi, demi terwujudnya SDM koperasi yang peka dan tanggap pada perkembangan dunia usaha serta memahami sektor koperasi dengan sangat baik.
Hal ini tidak terlepas dari peranan para pamandu koperasi yang ulet dan cekatan serta menguasai perkoperasian. Sedangkan, bagi yang mengikuti pelatihan berbasis kompetensi (SKKNI) bagi juru buku, pada pelatihan ini akan memperoleh pengetahuan tentang SKKNI juru buku.
Para SDM koperasi simpan pinjam (KSP) termasuk juru buku perlu memiliki kapasitas yang berbasis pada kompetensi dan memiliki sertifikat kompetensi. Selanjutnya, diharapkan berdampak positif pada kualitas koperasi yang dikelola. Sertifikasi dapat meningkatkan kompetensi para juru buku, sehingga mampu bersaing dalam pasar global. Kompetensi dari juru buku, di buktikan dengan kepemilikan sertifikat kompetensi.
Untuk meningkatkan daya saing koperasi, dibutuhkan sumber daya yang handal. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas juru buku melalui transformasi pengetahuan dan terampilan yang didukung sikap kerja professional. Dengan demikian, diharapkan berdampak positif pada kualitas koperasi yang dikelola.
Diharapkan para peserta agar dengan tekun mengikuti pelatihan ini sehingga dapat menjadi masukan, meningkatkan motivasi, minat dan semangat, dan secara bertahap akan terwujud sasaran akhir yakni tumbuhnya koperasi dan UKM yang mandiri dan mampu meggerakkan ekonomi masyarkat di Provinsi Aceh yang kita cintai ini.
Beliau menghimbau agar Peserta memanfaatkan dengan baik apa yang telah Pemerintah berikan untuk meningkatkan SDM dan menjalankan Secara berkesinambungan, meningkatkan kualitas kinerja, mengembangkan produk unggulan dan terus melakukan inovasi. Semangat itu insyaallah akan menjadi kekuatan untuk bias membangun usaha kita menjadi lembaga bisnis yang maju, modern dan berdaya saing tinggi dalam menghadapi era globalisasi, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah kita, karena Dinas koperasi, usaha kecil dan menengah Aceh berkomitmen untuk terus melaksanakan program peningkatan kapasitas bagi SDM KUMKM di tanah rencong yang kita cintai ini.
Instruktur dalam pelatihan berasal dari Pusat Inkubasi Usaha Kecil Jakarta Indonesia, Widya Iswara Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh dan Pejabat Struktural di Lingkungan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh.