SELAMAT DATANG DI WEBSITE DINAS KOPERASI, USAHA KECIL DAN MENENGAH ACEH
Jumlah Koperasi di Aceh Berdasarkan Tahun Buku 2019; Koperasi : 6.408 Unit, Aktif : 3.545 Unit, Tidak Aktif : 2.863 Unit persentase aktif 68%

Rapat Koordinasi (RAKOR) Pengawasan Koperasi Tahun 2020

Senin, 23 Maret 2020 - Oleh diskopukm

RapatKoordinasi (RAKOR) PengawasanKoperasiTahun 2020, tanggal 11 s.d 13 Maret 2020, bertempat di Hotel Bogor Icon Jawa Barat.  Rapat dihadiri oleh para Pembina/Pejabat Pengawas Koperasi dari 34 Provinsi, dengan Nara Sumber selain dari Deputi Bidang Pengawasan, Deputi Bidang Kelembagaan, Deputi Bidang Pembiayaan, Agus Santoso (Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM), Direktur Pembiayaan OJK, dan Deputi Bidang Pencegahan PPATK. Rakor Pengawasan Koperasi ini adalah yang pertama kali diselenggarakan semenjak Deputi Pengawasan terbentuk pada tahun 2016, dan rencana semula akan ditindaklanjuti dengan Rapat Regional Pengawas Koperasi sebanyak 514 peserta yaitu para SatuanTugas (Satgas) Pengawas Koperasi Kab/Kota, yang pelaksanaannya terbagi menjadi 5 (lima) wilayah.  Namun karena situasi dan kondisi yang tidak kondusif akibat pandemi Covid 19 pelaksanaannya ditunda menunggu instruksi lebih lanjut. 

Dalam Rakor tersebut menghasilkan beberapa rumusan seperti transformasi koperasi berupa perubahan/penyederhanaan/harmonisasi regulasi agar tidak kontrdiksi/tumpangtindih, SOP yang jelas dan komprehensif dalam pelaksaaan joint audit dengan PPATK dan OJK, mengaktifkan kembali perjanjian kerjasama dengan Kejaksaan dan Polri sebagai perlindungan hukum bagi aparatur pembina perkopersian yang bertugas sebagai saksi di pengadilan, mendorong Pemerintah Daerah mengimplementasikan UU No. 23/2014 tentang Pemerintah Daerah lampiran huruf Q berupa struktur, program/anggaran dan peningkatan kompetensi SDM pengawasan koperasi, sertifikasi standar kualitas dan kompetensi Satgas Pengawas Koperasi Prov/Kab/Kota, dan adanya unit struktural yang melaksanakan fungsi pengawasan koperasi di Kementrian Koperasi dan UKM RI. (Saiful Bahri)